1. Kondisi Ideal
Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di SMA Negeri 1 Jatiluhur terjadi apabila kegiatan belajar mampu membentuk pola tingkah laku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan nontes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan melalui persiapan yang cukup dan terencana dengan baik supaya dapat diterima untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat dan masyarakat global, yaitu :
- Mempersiapkan peserta didik sebagai unsur insan Indonesia memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang produktif, kreatif, inovatif dan afektif.
- Mempersiapkan peserta didik mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan berperadaban.
- Sebagai proses untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
SMA Negeri 1 Jatiluhur idealnya memiliki sarana prasarana dan fasilitas pembelajaran khususnya ruangan belajar yang sesuai dengan jumlah siswa serta ruang IT yang memadai dan dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya masing – masing agar proses pembelajaran berjalan dengan efektif. SMA Negeri 1 Jatiluhur idealnya mempunyai WC dengan jumlah yang cukup serta sarana olah raga sendiri. Begitu pula dengan kuantitas dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan. Sekolah negeri harus memiliki jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sesuia dengan mata pelajaran yang diampu dan berstatus PNS agar proses belajar mengajar sesuai dengan kebutuhan siswa dan pendidik mengajar sesuai dengan kualifikasi dan keahliannya.
2. Kondisi Nyata
SMA Negeri 1 Jatiluhur mempunyai begitu banyak potensi dan daya dukung yang cukup, seperti tenaga pendidik yang mempunyai kualifikasi S1 sekitar 73,3% (33 orang) dan kualifikasi S2 sekitar 26,7% (12 orang) dan sebagian besar sudah sesuai dengan jurusan yang diampu.
Kondisi Nyata saat ini SMA Negeri 1 Jatiluhur menjadi salah satu Sekolah Penggerak Angkatan Ke-3 selain itu juga SMA Negeri 1 Jatiluhur terpilih menjadi Sekolah Jabar Masagi. Merespon Permendikbud Nomor 61 tahun 2014 tentang Kurikulum pasal 4 (1), bahwa pengembangan Kurikulum dilakukan oleh tim Pengembang. Maka sebagai langkah awal Kepala sekolah telah mengeluarkan SK tim pengembang Kurikulum Operasional SMA Negeri 1 Jatiluhur yang diberi tugas untuk menyusun Dokumen KOSP di SMA Negeri 1 Jatiluhur Tahun Ajaran 2024/2025.
3. Potensi
SMA Negeri 1 Jatiluhur tahun telah melaksanakan tahun kedua sebagai Sekolah Penggerak Angkatan Ke-3 juga terpilih sebagai Sekolah yang harus menerapkan Kurikulum Jabar Masagi. Kurikulum Jabar Masagi adalah kurikulum yang lebih banyak menitikberatkan kepada penguatan karakter dan budaya potensi lokal Jawa Barat. Kurikulum ini bertujuan menjembatani kebutuhan peserta didik di bidang akademis dan life skill, kurikulum ini merupakan produk inovasi dan kolaborasi sebagai alat bantu untuk memberdayakan peserta didik, kurikulum ini fokus memperkuat kemampuan dasar/fundamental siswa agar menciptakan kreasi dan inovasi baru. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka semua kegiatan pembelajaran di SMA Negeri 1 Jatiluhur harus berlandaskan pada Implementasi Kurikulum Jabar Masagi.
Selain itu SMA Negeri 1 Jatiluhur juga ditunjuk sebagai pelaksana sekolah berintegritas yang menerapkan pendidikananti korupsi dalam pembelajaran dan pembiasaan sehari-hari sehingga terbentuk zona integritas sekolah.